Bangku, Sofa Biru dan Sekotak Rokok (end)
Bangku, Sofa Biru dan Sekotak Rokok. Dua puluh tahun sesudahnya.
Dewa:
Tidak pernah sekalipun mereka menjawab pertanyaanku atas tiga lukisan yang terpasang di kamarku sejak aku kecil. Bangku kayu yang kosong, Sofa Biru yang tidak dihuni dan Sekotak Rokok yang tersegel. Mereka selalu tersenyum dan berkata bahwa pada saatnya nanti aku akan bertemu dengan orang yang memberi tiga hal itu. Tiga hal dan nama untukku delapan belas tahun yang lalu.
Malang, 25 Oktober 2006
July 3rd, 2007 at 6:05 pm
huhu.. depresi, sedih, menghanyutkan.. mas willy bikinnya ga sambil stress kan mas? hehe.. tapi sekali lagi.. jenius!