pada satu waktu

pada satu waktu tertentu, aku berkata dalam hatiku…
inilah waktu bagimu untuk pergi dan menghilang berlalu…
agar kamu peroleh suasana dan warna hati yang baru…
maka pergilah aku, dengan segala sesal dan malu

pada satu waktu, setelah aku hinggap di tempat baru…
kesadaran datang dengan lugu, dan menampar tanpa ragu…
katanya waktu itu, bodoh kau!
suasana dan hati kamu, adalah karena dan jika kau mau

pada satu waktu, jika bukan penyesalan yang merayuku
maka hanyalah kesadaran itu, yang tentram membiru
kembali menarikku, terbang bersama angan hidupku
menjejak daratan dan melintas laut biru, mencapai langit syahdu

pada suatu waktu, ketika aku kembali menjadi diriku

One Response to “pada satu waktu”

  1. Ali Says:

    Pada satu waktu, kubuka friendster sering sekali
    Namun bulan demi bulan berlalu, dia kutinggal sunyi

    Pada suatu waktu, kuterima kabar: “Wily has updated his Friendster Blog”
    Entah kenapa kali ini jariku bergerak dan kutemukan halamanmu
    (this time it doesn’t rhymes..hehehe)

    Pa kabarnya di Sri Lanka? :) Aku dah ga pernah buka friendster, akhirnya demi post comment di blognya mas willy :)

    with smile,
    ali

    ps: loved the poem by the way ;) pps: you can also visit mine at http://alizaenal.nomadlife.org

Leave a Reply